PELAYANAN POSYANDU KAPUR 6 SPM DESA RESUN
Selasa, 14 Juli 2026. Pemerintah Desa Resun bersama kader Posyandu dan tenaga kesehatan melaksanakan kegiatan Posyandu Terintegrasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai upaya meningkatkan akses pelayanan dasar bagi masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Kapur Desa Resun dan diikuti oleh balita, ibu hamil, remaja, lansia, serta masyarakat umum dengan antusiasme yang tinggi.
Pelaksanaan Posyandu 6 SPM merupakan bentuk transformasi layanan Posyandu yang tidak lagi berfokus hanya pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mengintegrasikan enam bidang pelayanan dasar, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), dan sosial. Melalui pendekatan terpadu ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan dasar dalam satu lokasi secara lebih mudah, efektif, dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, Posyandu Kapur memberikan berbagai layanan kesehatan, seperti pendaftaran dan pendataan peserta, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kadar kolesterol, asam urat, gula darah, pemantauan tumbuh kembang balita, serta konsultasi kesehatan. Petugas kesehatan juga memberikan pelayanan pemeriksaan ibu hamil, pemantauan status gizi balita, penyuluhan mengenai pola hidup sehat, serta edukasi tentang pentingnya pencegahan penyakit sejak dini.
Selain pelayanan kesehatan, masyarakat juga memperoleh informasi mengenai pendidikan anak usia dini, sanitasi lingkungan, rumah sehat, keamanan lingkungan, serta pelayanan sosial bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas. Kegiatan ini menjadi wadah sinergi berbagai sektor dalam memberikan pelayanan yang menyeluruh kepada masyarakat Desa Resun.
Pelaksanaan Posyandu Terintegrasi 6 SPM ini juga didukung dan di bantu Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STISIPOL Raja Haji yang turut membantu jalannya kegiatan, mulai dari proses registrasi peserta, pendataan, membantu petugas kesehatan dalam pelayanan. Kehadiran para mahasiswa menjadi wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah desa dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.
Tidak hanya itu, Forum Anak Desa Resun juga turut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan ini. Dengan semangat kepedulian dan gotong royong, anggota Forum Anak membantu mengarahkan peserta, menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, serta memberikan dukungan kepada para kader Posyandu dan tenaga kesehatan. Keterlibatan Forum Anak menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan desa dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelayanan dasar.
Posyandu 6 SPM menjadi sarana penting dalam mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat sehingga kebutuhan warga dapat terlayani secara terpadu dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, meningkatkan kualitas lingkungan, serta memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan oleh pemerintah desa.
Tingginya kehadiran masyarakat menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya pelayanan dasar yang terintegrasi. Antusiasme tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Desa Resun untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Melalui Posyandu Terintegrasi 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), Pemerintah Desa Resun berkomitmen untuk terus mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, cerdas, aman, dan sejahtera. Sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, Mahasiswa KKN STISIPOL Raja Haji, Forum Anak Desa Resun, serta partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu menjadi fondasi yang kuat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup seluruh warga Desa Resun.