MAHASISWA KKN STISIPOL RAJA HAJI TANJUNG PINANG MELAKSANAKAN KEGIATAN SOSIALISASI PENGECEKAN PENGAKTIFAN BPJS MELALUI WA PANDAWA DAN DTSEN

SOSIALISASI PENGECEKAN KEATIFAN BPJS MELALUI WA PANDAWA DAN DTSEN DI DESA RESUN

Rabu, 05 Agustus 2026. Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap akses layanan kesehatan dan data kesejahteraan sosial, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang bekerja sama dengan Pemerintah Desa Resun menyelenggarakan Sosialisasi Pengecekan Keaktifan BPJS Kesehatan melalui layanan WhatsApp PANDAWA serta pemahaman mengenai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Kegiatan ini merupakan program kerja mahasiswa KKN Stisipol Raja Haji Tanjung Pinang selama melaksanakan KKN di Desa Resun.

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Resun ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Desa Resun, Ibu Aci, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN dan Dinas Sosial atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut. Menurutnya, sosialisasi ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya memastikan status kepesertaan BPJS Kesehatan tetap aktif sekaligus mengenalkan fungsi DTSEN sebagai basis data nasional untuk berbagai program bantuan sosial pemerintah.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan digital yang telah disediakan pemerintah, sehingga pengecekan keaktifan BPJS dapat dilakukan secara mandiri tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS. Selain itu, masyarakat juga diharapkan memahami pentingnya data yang akurat dalam DTSEN agar penyaluran bantuan sosial dapat tepat sasaran,” ujar Ibu Aci.

Sebagai narasumber, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan penjelasan mengenai Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai sistem pendataan terpadu yang menjadi dasar pemerintah dalam menetapkan penerima berbagai program bantuan dan perlindungan sosial. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya memastikan data diri dan kondisi sosial ekonomi selalu sesuai dengan keadaan sebenarnya agar tidak terjadi kesalahan dalam penetapan sasaran program pemerintah.

Selain itu mahasiswa memberikan edukasi kepada, peserta mengenai layanan WA PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp) milik BPJS Kesehatan. Melalui layanan ini, masyarakat dapat melakukan berbagai pelayanan administrasi secara daring, salah satunya mengecek status keaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan hanya melalui aplikasi WhatsApp. 

Mahasiswa KKN STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang turut mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung, membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengakses layanan digital, serta memberikan penjelasan mengenai manfaat menjaga keaktifan BPJS Kesehatan dan pentingnya data kependudukan yang valid.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh masyarakat. Berbagai pertanyaan diajukan terkait status kepesertaan BPJS, mekanisme pengaktifan kembali peserta yang tidak aktif, hingga proses pemutakhiran data dalam DTSEN.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Resun semakin memahami cara memanfaatkan layanan digital pemerintah, lebih sadar akan pentingnya keaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan, serta berperan aktif dalam memastikan data sosial ekonomi yang dimiliki selalu akurat. Sinergi antara Pemerintah Desa Resun, Mahasiswa KKN STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang, dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.